Pengaruh Mini SBAR terhadap Kepatuhan Komunikasi Timbang Terima dan Persepsi Keselamatan Pasien Perawat Rawat Inap
DOI:
https://doi.org/10.30787/asjn.v7i1.2401Keywords:
handover, inpatient ward, Mini SBAR, nursing communication, patient safetyAbstract
Latar Belakang: Komunikasi timbang terima yang tidak terstruktur dapat menyebabkan kehilangan informasi klinis dan berisiko menurunkan keselamatan pasien. Mini SBAR dikembangkan sebagai format komunikasi ringkas yang tetap mempertahankan komponen Situation, Background, Assessment, dan Recommendation. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi Mini SBAR terhadap kepatuhan komunikasi timbang terima serta persepsi dan kepatuhan perawat terhadap indikator keselamatan pasien di ruang rawat inap. Metode: enelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 80 perawat rawat inap yang dipilih secara purposive. Instrumen berupa lembar observasi kepatuhan Mini SBAR dan kuesioner indikator keselamatan pasien yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Intervensi dilakukan melalui pelatihan dan implementasi Mini SBAR selama empat minggu. Analisis data menggunakan paired t-test dan effect size. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan kepatuhan total Mini SBAR dari 37,3% menjadi 81,3%. Persepsi pencegahan risiko KTD meningkat dari 55,0% menjadi 70,0%, ketepatan waktu tindakan dari 60,0% menjadi 78,8%, dan efektivitas komunikasi dari 42,5% menjadi 83,8% dengan p < 0,001. Kesimpulan: Mini SBAR berpotensi meningkatkan kepatuhan komunikasi timbang terima dan mendukung indikator keselamatan pasien.
Downloads
References
Agency for Healthcare Research and Quality. (2020). *Improving patient safety through effective communication*.
Anggara, J., Arif, Y., & Putri, Z. M. (2025). Gambaran faktor perilaku perawat terhadap pelaksanaan komunikasi SBAR pada saat timbang terima. *Jurnal Ners, 9*(4), 7625–7630. https://doi.org/10.31004/jn.v9i4.51166
Chandrawati, R., Widiyanto, P., & Nugroho, S. H. P. (2025). The influence of nurse motivation on the implementation of SBAR communication during handover. *Media Keperawatan Indonesia, 8*(1), 32–38. https://doi.org/10.26714/mki.8.1.2025.32-38
Diel, M. M., & Kusumastuti, N. A. (2025). Hubungan self-efficacy dengan efektivitas komunikasi SBAR pada perawat rumah sakit swasta di Tangerang. *ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 6*(2), 111–118. https://doi.org/10.30787/asjn.v6i2.2436
Efendi, Z., Adha, D., & Isesreni. (2025). Improving patient safety through effective SBAR communication. *Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET), 4*(3), 1517–1521. https://doi.org/10.58526/jsret.v4i3.829
Herawati, T. M., & Jubaidah, S. (2025). The effectiveness of SBAR communication in improving the completeness of nurse shift reporting in inpatient wards. *Oshada Journal, 2*(3), 146–157. https://doi.org/10.62872/sxa5qq89
Karmila, R., Handiyani, H., & Rachmi, S. F. (2019). Factors relating to nurse satisfaction with communication during the bedside handover. *Enfermería Clínica, 29*(Suppl. 2), 640–647.
Lin, Y. W., Ni, C. F., Hsu, S. F., Tsay, S. L., & Tung, H. H. (2024). Effects of length of employment and head nurse leadership style on the clinical competency of staff nurses in Taiwan. *Journal of Nursing Research, 32*(3), e331. https://doi.org/10.1097/jnr.0000000000000617
Manurung, I., & Udani, G. (2019). Kepuasan perawat setelah melakukan overan sisi pasien dengan komunikasi SBAR. *Jurnal Kesehatan, 10*(3). https://doi.org/10.26630/jk.v10i3.1375
Müller, M., Jürgens, J., Redaèlli, M., Klingberg, K., Hautz, W. E., & Stock, S. (2018). Impact of the communication and patient hand-off tool SBAR on patient safety: A systematic review. *BMJ Open, 8*(8), e022202. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2018-022202
Nasrianti, Mulyati, Setiawati, Asmirajanti, M., & Irianto, G. (2022). Pelaksanaan handover perawat dengan komunikasi SBAR pada pelayanan keperawatan. *Jurnal Keperawatan Silampari, 6*(1), 356–365. https://doi.org/10.31539/jks.v6i1.4222
Nurti, Y. G., Simamora, R. S., Indrawati, L., Pranata, A., Nuryanti, L., & Deniati, K. (2025). Strengthening nursing SBAR communication compliance to improve patient safety. *The Malaysian Journal of Nursing, 17*(1), 84–93. https://doi.org/10.31674/mjn.2025.v17i01.009
Pakpahan, R. E., Saragih, H., & Saragih, E. (2025). An overview of the implementation of SBAR communication techniques in the inpatient room of Santa Elisabeth Hospital Medan year 2024. *Jurnal EduHealth, 16*(1), 766–722. https://doi.org/10.54209/eduhealth.v16i01
Pratiwi, I. M., Harianto, J. W., & Sureskiarti, E. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pelaksanaan patient safety pada mahasiswa S1 Keperawatan. *ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 6*(1), 8–17. https://doi.org/10.30787/asjn.v6i1.1709
Purwaningsih, I., Ratnasari, & Yanto, A. (2025). Faktor yang berpengaruh dalam pelaksanaan serah terima menggunakan teknik SBAR. *Jurnal Keperawatan Sumbawa, 3*(2), 77–83. https://jurnal.poltekkeskupang.ac.id/index.php/jks
Putri, N. D., Khotimah, H., & Munir, Z. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan perawat dengan kemampuan komunikasi SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) saat timbang terima (handover) di ruang rawat inap RS Rizani Paiton. *Science: Indonesian Journal of Science, 1*(3), 611–621. https://doi.org/10.31004/science.v1i3.99
Ridwan, H., Al Asadi, I., Perniati, P., Febianti, R., & Shalawati, S. (2025). Efektivitas serah terima dengan SBAR: Studi literatur dalam manajemen komunikasi keperawatan. *Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 9*(3), 342–354. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/3391
Safitri, W., Murharyati, A., & Astuti, T. (2025). Hubungan timbang terima metode SBAR dengan kepuasan pasien. *Jurnal Medicare, 4*(2), 125–136. https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v4i2.167
Saragih, A. M. L., & Novieastari, E. (2022). Optimalisasi penerapan komunikasi SBAR saat serah terima pasien antar shift keperawatan. *Jurnal Keperawatan Silampari, 6*(1), 36–43. https://doi.org/10.31539/jks.v6i1.3755
Simon, M. I., Laya, A. A., & Wahyuni, S. (2025). Komunikasi efektif SBAR dengan kualitas pelaksanaan timbang terima di ruangan rawat inap. *Jurnal Siti Rufaidah, 3*(2), 21–29. https://doi.org/10.57214/jasira.v3i2.180
Soed, N., Ludin, S. M., Syed Abdullah, S. N., & Al-Zahrawi, R. (2025). Exploring the impact of the SBAR on nursing handover: A scoping review. *The Malaysian Journal of Nursing, 17*(1), 233–245. https://doi.org/10.31674/mjn.2025.v17i01.024
Variza, C. R., Julia, R., Nuraeni, R. S., Listi, R. R., & Ridwan, H. (2026). Komunikasi efektif melalui peran SBAR dalam peningkatan kualitas pelayanan keperawatan: Literature review. *Jurnal Keperawatan Galuh, 8*(2), 1–10. https://doi.org/10.25157/jkg.v8i1.18603
World Health Organization. (2009). *WHO patient safety solutions: Communication during patient handovers*.
Zidani, & Rizki, A. (2025). *Implementasi timbang terima metode SBAR di Paviliun Seroja RSUD Dr. H. Koesnadi Bondowoso*. http://repo.uds.ac.id/id/eprint/2396
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khairunnisa Batubara, Irwan Agustian, Elvipson Sinaga, Romauli Ervanny Goria Siallagan, Rinawati, Rahmat Ali Putra Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














