Gambaran Pemenuhan Kebutuhan Hubungan Interpersonal pada Mahasiswa Keperawatan Generasi Z

Authors

  • Imelia Rizky Pramudita Universitas Jenderal Soedirman
  • Hasby Pri Choiruna Universitas Jenderal Soedirman
  • Asep Iskandar Universitas Jenderal Soedriman

DOI:

https://doi.org/10.30787/asjn.v6i1.1879

Keywords:

Generation Z, Interpersonal Needs, Nursing Students, Relationship

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan dalam proses pendidikan dituntut untuk membentuk dimensi karakter profesional. Salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter tersebut adalah kemampuan membangun hubungan interpersonal yang bermakna. Hubungan interpersonal yang baik berperan dalam adaptasi kehidupan sehari-hari, sedangkan keterbatasan dalam menjalin hubungan dapat menimbulkan dampak negatif, seperti masalah kesehatan mental, perilaku menyimpang (misalnya kecenderungan depresi), rendahnya keterampilan sosial dalam bernegosiasi dan membangun jejaring, serta kurang efektifnya kemampuan koping terhadap stres. Tujuan: Mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan hubungan interpersonal pada mahasiswa keperawatan generasi Z. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Partisipan berjumlah 268 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Interpersonal Needs Questionnaire yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data dikumpulkan melalui Google Form dan dianalisis secara univariat. Hasil: Sebagian besar mahasiswa generasi Z memiliki kebutuhan hubungan interpersonal yang terpenuhi, yaitu sebanyak 161 responden (60,1%). Kesimpulan: Mayoritas mahasiswa keperawatan generasi Z telah memiliki pemenuhan kebutuhan hubungan interpersonal yang baik, meskipun masih terdapat sebagian yang kebutuhannya belum terpenuhi. Temuan ini penting diperhatikan untuk mendukung pengembangan kesehatan mental, kemampuan sosial, dan kesiapan profesional mahasiswa keperawatan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Imelia Rizky Pramudita, Universitas Jenderal Soedirman

Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia

Hasby Pri Choiruna, Universitas Jenderal Soedirman

Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia

Asep Iskandar, Universitas Jenderal Soedriman

Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia

References

Agestia, E., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2024). Adaptasi mahasiswa dalam mengatasi culture shock dalam perkuliahan. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(4), 253–264.

Badri, M. (2022). Pribumi digital moderat: Profil kecakapan komunikasi digital generasi Z. Jurnal Riset Komunikasi, 5(2), 291–303.

Baiduri, I., Jurnal, H., Hasanah, N., Maulana, F., & Anshori, M. I. (2023). Gender dan kepemimpinan: Sebuah kajian literatur. Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi, dan Kewirausahaan, 3(2).

Chairunnisa, A., Arum, H. S., & Salamah, P. U. (2024). Pengaruh hubungan dan komunikasi interpersonal terhadap aspek psikologis. Jurnal Psikologi, 1(4), 14.

DeVito, J. A. (2011). Komunikasi antarmanusia (5th ed.). Karisma Publishing Group.

Endah, N., Rohaeti, E., & Supriatna, E. (2021). Keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas IX SMA Negeri 1 Margaasih Kabupaten Bandung. FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan), 4(2), 121.

Firdausi, A. (2014). Tingkat komunikasi interpersonal mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling Universitas Negeri Semarang angkatan 2011, 2012, dan 2013 [Skripsi, Universitas Negeri Semarang]. Universitas Negeri Semarang Repository.

Harahap, R. R. (2022). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa SMA Swasta Kartika 1-4 Pematangsiantar. Communication & Social Media, 2(2), 86–90.

Joiner, T. (2005). Why people die by suicide. Harvard University Press.

Julika, S., & Setiyawati, D. (2019). Hubungan antara kecerdasan emosional, stres akademik, dan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 5(1), 50.

Lutfiah, A. Q., Rahmadianti, D., & Febrianto, A. S. (2023). Peran perilaku komunikasi interpersonal generasi Z dalam pemanfaatan media digital. Manajerial: Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi, 23(1).

Maimunah, S., & Satwika, Y. W. (2021). Hubungan media sosial dengan body dissatisfaction pada mahasiswa perempuan di Kota Surabaya [Skripsi, Universitas]. Surabaya.

Mariyati, P., Dwiastuti, R., & Hamidah. (2023). Gambaran dinamika psikologis mahasiswa yang memiliki ide bunuh diri. JURNAL PIKes Penelitian Ilmu Kesehatan, 4(2), 39–48.

Mariyati, P., & Hamidah, H. (2021). Group cognitive therapy for suicide prevention berbasis internet untuk mengurangi ide bunuh diri pada mahasiswa. Jurnal Diversita, 7(2), 201–210.

Mataputun, Y., & Saud, H. (2020). Analisis komunikasi interpersonal dan penyesuaian diri remaja. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(1), 32–37.

Mukarromah, I. T., & Nuryati, L. (2020). Problem dan ide bunuh diri pada mahasiswa [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. UMS Repository.

Nariswari, A. S., Damayanti, F., Ikhsan, M. F., & Edy, D. F. (2023). Self-adjustment mahasiswa baru fakultas psikologi Universitas Negeri Malang. Jurnal Flourishing, 3(8), 321–329.

Ningsih, A. (2019). Konsep diri remaja yang mengalami kegagalan hubungan interpersonal. Jurnal Psikologi Terapan, 2(1), 19–22.

Novia, N. H., Danny, T., & Dwikurnianingsih, Y. (2023). Hubungan pola asuh orangtua dan komunikasi interpersonal dengan interaksi sosial remaja Karang Taruna Grogol RW 07 Blotongan Salatiga. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(1), 310–317.

Onie, S., Daswin, A., Taufik, K., Abraham, J., Setiyawati, D., & Colucci, E. (2022). Indonesian national suicide prevention strategy.

Pandia, V., Fitriana, E., Afriandi, I., Purba, F. D., Danasasmita, F. S., Ichsan, A., & Pradana, K. (2022). Psychometric evaluation of the interpersonal needs questionnaire in the Indonesian language. PLOS ONE, 17(12), e0279263.

Putri, A. F. (2018). Pentingnya orang dewasa awal menyelesaikan tugas perkembangannya. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 3(2), 35.

Putri, V. M. (2024). Hubungan tingkat stres akademik dengan kesehatan mental mahasiswa dalam menjalani proses pembelajaran kuliah [Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung]. UNISSULA Repository.

Rastati, R. (2018). Media literasi bagi digital natives: Prespektif generasi Z di Jakarta. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(1), 60.

Rosdiana, Y., & Hastutiningtyas, W. (2020). Hubungan perilaku phubbing dengan interaksi sosial pada generasi Z mahasiswa keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 6(1), 42–47.

Saputri, I. H. Y., Sukarelawati, & Kusumadinata, A. A. (2022). Komunikasi interpersonal diadik antara anak dan orang tua tiri dalam keluarga. Jurnal Komunikatio, 8(1), 55–66.

Setyanto, A. T., Hakim, M. A., & Muzakki, F. P. (2023). Deteksi dini prevalensi gangguan kesehatan mental mahasiswa di Perguruan Tinggi. Wacana Jurnal Psikologi, 15(1), 66.

Wijoyo, H., Indrawan, I., Cahyono, Y., Handoko, A. L., & Santamoko, R. (2020). Generasi Z dan revolusi industri 4.0. Pena Persada.

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Pramudita, I. R., Choiruna, H. P., & Iskandar, A. (2025). Gambaran Pemenuhan Kebutuhan Hubungan Interpersonal pada Mahasiswa Keperawatan Generasi Z. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 6(1), 78–84. https://doi.org/10.30787/asjn.v6i1.1879

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.