PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIS MELALUI PENDEKATAN PSIKOEDUKASI DI UPT PUSKESMAS KOM YOS SUDARSO PONTIANAK

Authors

  • Dwin Seprian Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Djoko Priyono Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Muhammad Luthfi Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Faisal Kholid Fahdi Universitas Tanjungpura Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.30787/empowerment.v6i2.2613

Keywords:

Lansia, Penyakit Kronis, Kesehatan Mental, Psikoedukasi

Abstract

Lansia yang mengidap penyakit kronis memiliki risiko mengalami gangguan kesehatan mental sebagai akibat menurunnya kemampuan fisik, meningkatnya ketergantungan pada orang lain, serta perubahan peran sosial. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menambah wawasan dan membangun kepedulian lansia pengidap penyakit kronis terhadap isu kesehatan mental. Pelaksanaan kegiatan berlokasi di area binaan UPT Puskesmas Kom Yos Sudarso, Kota Pontianak, dengan jumlah partisipan sebanyak 30 orang lansia. Pendekatan yang diterapkan mencakup pemberian edukasi seputar kesehatan mental, sesi diskusi berkelompok, serta pengukuran hasil melalui instrumen pre-test dan post-test. Penyampaian materi mengulas tentang pengenalan dasar kesehatan mental, teknik mengelola stres dan rasa cemas, serta cara beradaptasi dengan kondisi sakit. Pengujian data dilaksanakan menggunakan paired sample t-test. Temuan kegiatan memperlihatkan bahwa sebelum diberikan edukasi, mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan sedang (80%), sementara sesudah edukasi diberikan, sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan tinggi (86,7%). Hasil pengujian statistik memperoleh nilai p = 0,001 (<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan bermakna pada tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Edukasi kesehatan mental dengan metode psikoedukasi terbukti mampu meningkatkan pemahaman lansia akan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah kondisi penyakit kronis yang dihadapi. Program ini dapat dijadikan program berkelanjutan yang terintegrasi dalam Posyandu Lansia ataupun Prolanis, disertai penguatan peran serta keluarga sebagai dukungan sosial lansia.

References

Aini Nadilla et al. (2026) “Hambatan dan Kebutuhan Layanan Kesehatan bagi Lansia di Masa Kini,” Jurnal Siti Rufaidah, 4(1), pp. 26–38. Available at: https://doi.org/10.57214/jasira.v4i1.284.

Alharbi, B. et al. (2020) “Association of elderly age and chronic illnesses: Role of gender as a risk factor,” Journal of Family Medicine and Primary Care, 9(3), p. 1684. Available at: https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_1060_19.

Apriyanti, Y. et al. (2023) “Psikoedukasi Pasangan Lansia dengan Hipertensi dan Ansietas,” Journal of Telenursing (JOTING), 5(1), pp. 430–439. Available at: https://doi.org/10.31539/joting.v5i1.5786.

Asim, M. et al. (2021) “Identifying factors causing decline in physical functionality of geriatric population,” European Journal of Inflammation, 19. Available at: https://doi.org/10.1177/20587392211026109.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat (2025) Statistik Penduduk Lanjut Usia Provinsi Kalimantan Barat 2024, Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. Available at: https://kalbar.bps.go.id/ (Accessed: April 8, 2026).

Budiono, N.D.P. and Rivai, A. (2021) “Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup lansia,” Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), pp. 371–379. Available at: https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.621.

Enyinnaya Calistus Jiakponna et al. (2024) “Psychosocial factors in chronic disease management: Implications for health psychology,” International Journal of Science and Research Archive, 12(2), pp. 117–128. Available at: https://doi.org/10.30574/ijsra.2024.12.2.1219.

Faridah, F. et al. (2025) “RESILIENSI: Menjaga Ketahanan Mental Dalam Menghadapi Tantangan Hidup,” Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 11(01), pp. 13–33. Available at: https://doi.org/10.47435/mimbar.v11i01.3636.

Juita, D.R. and Shofiyyah, N.A. (2022) “Peran keluarga dalam merawat lansia,” Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 5(2), pp. 206–219.

Karthika, M. et al. (2025) “Emerging Trends of Chronic Diseases and Their Care Among Older Persons Globally,” Handbook of Aging, Health and Public Policy. Singapore: Springer Nature Singapore, pp. 641–664. Available at: https://doi.org/10.1007/978-981-99-7842-7_198.

Kementerian Kesehatan RI (2023) Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Kementerian Kesehatan RI.

Kiasati Nur Amajida, Sheilla Maurie Arthamevia and Dini Nur Alpiah (2024) “Hubungan Peran Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Lansia: Literature Review,” JURNAL ILMIAH RESEARCH AND DEVELOPMENT STUDENT, 2(2), pp. 137–146. Available at: https://doi.org/10.59024/jis.v2i2.767.

Mahendra, P. et al. (2024) “Penyuluhan Kesehatan Mental sebagai Upaya Promotiv Preventif Kesehatan,” APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), pp. 63–72. Available at: https://doi.org/10.47575/apma.v4i2.578.

Miru, C.N. (2026) “Psikoedukasi Pengelolaan Kecemasan Melalui Teknik Relaksasi Napas dalam Pada Lansia dengan Penyakit Kronis,” Devotion: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), pp. 75–84. Available at: https://doi.org/10.62282/devotion.v3i1.75-84.

Pratama, M.F.J. et al. (2025) “Psikoedukasi Menuju Senja yang Cerah: Kesehatan Mental dan Kualitas Hidup Lansia,” Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 8(3), pp. 348–353. Available at: https://doi.org/10.29303/jppm.v8i3.9533.

Prayitno, S.R. et al. (2024) “Psikoedukasi Strategi Coping Stress Pada Mahasiswa Anggota Divisi Media Informasi dan Komunikasi,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(10), pp. 4799–4803. Available at: https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i10.1852.

Putri, N.F., Anggraeni, D. and Putri, P. (2024) “Teknik Forward Chaining Dalam Sistem Pakar Mendeteksi Penyakit Gangguan Kesehatan Mental,” Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 4(2), pp. 700–712. Available at: https://doi.org/10.51454/decode.v4i2.493.

Ramadanti, S.A., Achdiani, Y. and Nastia, G.I.P. (2024) “Rancangan Intervensi Psikoedukasi Pekerja Sosial: Membangun Kesadaran Orang Tua Pentingnya Mental Health dalam Keluarga,” Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), pp. 179–194.

Santoso, M.D.Y. (2019) “Dukungan Sosial Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia,” Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 5(1).

Sheena Ramadhia Asmara Dhani, E.S.S.M.Y.H.A.D.S.P. (2025) “Tingkat Stres Fisik dan Psikologis Pada Lansia Desa Pucangan Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah,” Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES” (Journal of Health Research “Forikes Voice”), 16(1). Available at: https://doi.org/10.33846/sf16101.

Tang, S. et al. (2022) “How Do Intergenerational Economic Support, Emotional Support and Multimorbidity Affect the Catastrophic Health Expenditures of Middle-Aged and Elderly Families?–Evidence From CHARLS2018,” Frontiers in Public Health, 10. Available at: https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.872974.

World Health Organization (2023) Indonesia: Demographics and Healthy Ageing Profile, World Health Organization.

World Health Organization (2025) Ageing: Global population, World Health Organization. Available at: https://www.who.int/news-room/questions-and-answers/item/population-ageing (Accessed: April 8, 2026).

Published

2026-09-30

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.