Pengaruh Senanti (Senam Anti Hipertensi) Terhadap Tingkat Stres Penderita Hipertensi: Pre-Experimental Study

Authors

  • Yessy Pramita Widodo Universitas Bhamada Slawi
  • Eka Diana Permatasari Universitas Bhamada Slawi
  • Susi Muryani Universitas Bhamada Slawi
  • Syariffudin Bakhtiar Universitas Bhamada Slawi
  • Rizkiana Molida Universitas Bhamada Slawi

DOI:

https://doi.org/10.30787/asjn.v7i1.2475

Keywords:

Hypertension, Stress levels, Senanti (anti-hypertension exercise)

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat. Secara global, pada tahun 2019 prevalensi hipertensi mencapai 33,1% atau sekitar 1,28 miliar orang, sedangkan di Indonesia meningkat dari 25,8% pada tahun 2013 menjadi 34,1%. Kondisi ini sering berkaitan dengan stres, yang dapat memperberat hipertensi melalui aktivasi sistem saraf simpatis sehingga tekanan darah meningkat. Salah satu pendekatan nonfarmakologis untuk mengurangi stres dan membantu mengontrol tekanan darah adalah aktivitas fisik, termasuk senam anti-hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Senanti terhadap tingkat stres pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 25 penderita hipertensi di Posyandu RW 06 Desa Bedug, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, yang dipilih melalui total sampling. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-15). Intervensi Senanti dilakukan dua kali dalam satu minggu dengan durasi 15–30 menit setiap sesi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil: Rerata tingkat stres menurun dari 2,04 sebelum intervensi menjadi 1,44 setelah intervensi dengan nilai p = 0,001. Kesimpulan: Senanti menurunkan tingkat stres secara signifikan, dari mayoritas kategori sedang menjadi ringan, sehingga dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis untuk mengelola stres pada pasien hipertensi di layanan komunitas sebagai pendamping aman terapi medis rutin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Efliani, D., Ramadia, A., & Hikmah, N. (2022). Efektifitas senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. Menara Medika, 4(2), 183–191. https://doi.org/10.31869/mm.v4i2.3172

Herdiani, N., Wijaya, S., & Arieska, P. K. (2020). Sosialisasi penerapan senam ANSI (anti hipertensi) sebagai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi pada lansia di RW 03 Kelurahan Gayungan Kota Surabaya. Prosiding Semadafis, 1, 568–574.

Hidayat, C. T. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan hipertensi dan senam hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia di Desa Jenggawah dan Ajung Kabupaten Jember. Jurnal Penelitian IPTEKS, 6(1), 16–21. https://doi.org/10.32528/ipteks.v6i1.5111

Kurniati, E., Siokal, B., Ramli, R., & Putri, S. H. S. (2025). Penerapan terapi isometrik handgrip untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sawah. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(4), 5140–5144.

Mad Zaini, Saputri, A. B., Arifinda, P. A. B., Asrofiah, K. F., & Aprilia, A. (2022). Mekanisme koping dan tingkat stres pada pasien hipertensi. Jurnal Kesehatan, 11(2), 155–159. https://doi.org/10.46815/jk.v11i2.103

Nurajab, E., Hasmarita, S., Syamsudar, B., & Karisman, A. (2021). Tingkat stres siswa saat pembelajaran olahraga secara daring di masa pandemi. Journal of Physical and Outdoor Education, 3(2), 205–216.

Pebriyani, U., Triswanti, N., Prawira, W. F., & Pramesti, W. (2022). Hubungan antara tingkat stres dengan angka kejadian hipertensi pada usia produktif di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Medical Profession Journal of Lampung, 12(2), 261–267. https://doi.org/10.53089/medula.v12i2.339

Putra, S. W., Winarni, W., & Leni, A. S. M. (2022). Pengaruh senam aerobic low impact terhadap penurunan tingkat stres pada lansia. Physio Journal, 2(1), 23–26. https://doi.org/10.30787/phyjou.v2i1.826

Sakinah, S., Darna, D., Basra, B., & Rodin, M. A. (2022). Pengaruh senam anti hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Dongi Kabupaten Sidenreng Rappang. Malahayati Nursing Journal, 4(3), 756–767. https://doi.org/10.33024/mnj.v4i3.6041

Sari, N. P. A. R., Utami, P. A. S., & Suarnata, I. K. (2015). Pengaruh senam otak terhadap tingkat stres lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati Singaraja. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 2(1), 30–35.

Suhartatik, Suwarni, L., Bambang, Purwanto, T., Nurhayati, E., & Annisya. (2023). Riwayat hipertensi dan pola makan asin menjadi faktor risiko hipertensi pada usia muda (20–40 tahun) pada masyarakat pesisir di Kabupaten Ketapang. Avicenna: Jurnal Ilmiah, 18(3), 405–412. https://doi.org/10.36085/avicenna.v18i3.5622

Utami, I. P., Anissa, M., & Widiastuti, W. (2022). Hubungan stres dengan derajat hipertensi di Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi tahun 2018. Scientific Journal, 1(1), 63–69. https://doi.org/10.56260/sciena.v1i1.21

Wahyuni, Majid, Y. A., & Pujiana, D. (2023). Pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi. Jurnal Inspirasi Kesehatan, 1(1), 65–71. https://doi.org/10.52523/jika.v1i1.12

Wardani, M. T. K., Vinsur, E. Y. Y., & Astutik, N. D. (2025). Pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan hipertensi menggunakan modul di Puskesmas Tajinan Malang. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 9(2), 167–171. https://doi.org/10.37294/jrkn.v9i2.780

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Widodo, Y. P., Permatasari, E. D., Muryani, S., Bakhtiar, S., & Molida, R. (2026). Pengaruh Senanti (Senam Anti Hipertensi) Terhadap Tingkat Stres Penderita Hipertensi: Pre-Experimental Study. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 7(1), 13–18. https://doi.org/10.30787/asjn.v7i1.2475

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.