Efektivitas Teh (Camelia sinensis), Melon (Cucumis melo) dan Semangka (Citrullus lanatus) sebagai Diuretik Alami

Authors

  • Suharti Suharti Universitas Muhammadiyah Karanganyar
  • Niken Putri Eka Saraspuri Universitas Muhammadiyah Karanganyar
  • Afifah Noer Universitas Muhammadiyah Karanganyar

DOI:

https://doi.org/10.30787/asjn.v6i1.2171

Keywords:

Complementary therapy, Melon, Natural diuretics, Tea, Watermelon

Abstract

Latar Belakang: Diuretik merupakan senyawa yang meningkatkan ekskresi cairan tubuh melalui urin, namun penggunaan diuretik sintetis seperti furosemid dan hidroklorotiazid berisiko menimbulkan efek samping sehingga bahan alami seperti teh, semangka, dan melon mulai dilirik sebagai alternatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas teh, semangka, dan melon sebagai diuretik alami pada manusia. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain pretest-posttest control group dilakukan pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Karanganyar yang dibagi acak dalam empat kelompok (kontrol, teh, semangka, melon), dengan pengukuran frekuensi berkemih sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Konsumsi teh dan semangka terbukti meningkatkan frekuensi berkemih secara signifikan (p<0,05), sedangkan melon menunjukkan peningkatan yang tidak bermakna. Kesimpulan: Teh dan semangka berpotensi sebagai diuretik alami dan dapat dimanfaatkan sebagai terapi komplementer pada pasien dengan hipertensi, gout, maupun urolitiasis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, S., & Harahap, F. S. (2025). Mengungkap potensi diuretik dan antidiabetik dari tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth.) melalui pendekatan docking molekuler. Science: Indonesian Journal of Science, 1(6), 1350–1355. https://doi.org/10.31004/science.v1i6.25

Babota, M., Vostinaru, O., Paltinean, R., Mihali, C., Pop, I., Tamas, M., ... & Vlase, L. (2021). Chemical composition, diuretic, and antityrosinase activity of traditionally used Romanian Cerasorum stipites. Frontiers in Pharmacology, 12, 647947. https://doi.org/10.3389/fphar.2021.647947

Manurung, W. P., & Wibowo, A. (2016). Pengaruh konsumsi semangka (Citrullus vulgaris) untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi (The effect consuming watermelon on the blood pressure of patients with hypertension). Majority, 5(3), 102–107. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/1207

Muthia, R., Amalia, A., Maulana, A., Putri, M. R., Rizaldi, G., & Amadia, S. (2017). Uji aktivitas in vivo ekstrak etanol kulit buah semangka (Citrullus lanatus L.) sebagai diuretik dengan pembanding furosemid. Borneo Journal of Pharmascientech, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.51817/bjp.v1i1.54

Pitayanti, A., & Yuliana, F. (2023). Edukasi jus melon sebagai terapi non farmakologi dalam pengendalian tekanan darah. Jurnal Mengabdi Masyarakat Mengabdi Nusantara, 2(2), 10–15. https://doi.org/10.58374/jmmn.v2i2.142

Ramadhian, M. R., & Pahmi, K. (2021). Aktivitas diuresis Leucaena leucocephala pada mencit jantan (Mus musculus). Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 3(1), 19–28. https://doi.org/10.37311/jsscr.v3i1.12571

Rokhmah, N. N., Giyanita, S. I., Effendi, E. M., & Herlina, E. (2023). Watermelon (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum. & Nakai) exocarp extract effectivity against blood uric acid levels in male mice (Mus musculus). Pharmaceutical Journal of Indonesia, 20(1), 40–44. https://doi.org/10.30595/pharmaceuticaljournal.v20i1.15703

Siddiqui, W. A., Shahzad, M., Shabbir, A., & Ahmad, A. (2017). Evaluation of anti-urolithiatic and diuretic activities of watermelon (Citrullus lanatus) using in vivo and in vitro experiments. Biomedicine & Pharmacotherapy, 97, 1212–1221. https://doi.org/10.1016/j.biopha.2017.10.162

Sukmayadi, D., Deliana, D., & Nurhamida, N. (2024). Uji efek diuretik rebusan daun teh hitam (Camellia sinensis L.) terhadap mencit (Mus musculus) dengan furosemid sebagai pembanding. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 10(2), 67–73. https://doi.org/10.58550/jka.v10i2.279

Takamata, A., Oka, A., Nagata, M., Kosugi, N., Eguchi, S., Sakagawa, N., Takahashi, A., Nishimoto, Y., Nishimaki, M., Morimoto, K., & Takihara, T. (2023). Effect of fluid replacement with green tea on body fluid balance and renal responses under mild thermal hypohydration: A randomized crossover study. European Journal of Nutrition, 62(8), 3339–3347. https://doi.org/10.1007/s00394-023-03236-3

Tlili, I., Ilahy, R., Romdhane, L., R'him, T., Ben Mohamed, A., Zgallai, H., Rached, Z., Azam, M., Henane, I., Saïdi, M. N., Pék, Z., Daood, H. G., Helyes, L., Hdider, C., & Lenucci, M. S. (2023). Functional quality and radical scavenging activity of selected watermelon (Citrullus lanatus (Thunb.) Mansfeld) genotypes as affected by early and full cropping seasons. Plants, 12(9), 1805. https://doi.org/10.3390/plants12091805

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Suharti, S., Saraspuri, N. P. E., & Noer, A. (2025). Efektivitas Teh (Camelia sinensis), Melon (Cucumis melo) dan Semangka (Citrullus lanatus) sebagai Diuretik Alami. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 6(1), 85–89. https://doi.org/10.30787/asjn.v6i1.2171

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.