Pengaruh Pemberian Slow Deep Breathing (SDB) dan Dzikir terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi

Authors

  • Shinta Desi Arista Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Virgianti Nur Faridah Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Tijati Puspita Lestari Universitas Muhammadiyah Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.30787/asjn.v6i2.1989

Keywords:

Blood Pressure, Dhikr, Hypertension, Slow Deep Breathing

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan global hingga saat ini. Pengelolaan hipertensi tidak hanya berfokus pada aspek fisiologis, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi psikologis pasien, seperti stres dan kecemasan, yang dapat memengaruhi kestabilan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi slow deep breathing dan dzikir terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 34 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Intervensi terapi slow deep breathing dan dzikir dilakukan selama 4 hari berturut-turut dengan durasi 30 menit setiap sesi. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh terapi slow deep breathing dan dzikir terhadap penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p-value = 0,004 (p < 0,05). Kesimpulan: Terapi slow deep breathing dan dzikir dapat menimbulkan kondisi relaksasi yang berperan dalam meningkatkan aktivitas saraf parasimpatis, sehingga membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Shinta Desi Arista, Universitas Muhammadiyah Lamongan

Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Lamongan, Indonesia

Virgianti Nur Faridah, Universitas Muhammadiyah Lamongan

Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Lamongan, Indonesia

Tijati Puspita Lestari, Universitas Muhammadiyah Lamongan

Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Lamongan, Indonesia

References

Anbari, Y. (2019). Pengaruh teknik slow deep breathing terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cileunyi Kabupaten Bandung [Skripsi, Universitas Bhakti Kencana]. https://www.scribd.com/document/644733569/YUSUF-ANBARI-AK115110-2019-1-65

Anggraieni, W. N., & Subandi, S. (2019). Pengaruh terapi relaksasi zikir untuk menurunkan stres pada penderita hipertensi esensial. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 6(1), 81–102. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol6.iss1.art6

Anies. (2018). Penyakit degeneratif: Mencegah & mengatasi penyakit degeneratif dengan perilaku & gaya hidup modern yang sehat. Ar-Ruzz Media.

Asikin, M., & Nuralamsyah, M. (2019). Keperawatan medikal bedah: Sistem kardiovaskuler. Erlangga.

Berek, P. A. L. (2018). Pengaruh slow deep breathing dan pengaturan natrium terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi primer. Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA), 1. https://doi.org/10.36002/snts.v0i0.521

Demirturk, E., & Asilar, R. H. (2018). The effect of depression on adherence to antihypertensive medications in elderly individuals with hypertension. Journal of Vascular Nursing, 36(3), 129–139. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1062030318300311

Hakim, A. R., & Muhani, N. (2020). Hubungan dislipidemia, hipertensi, riwayat diabetes melitus terhadap kejadian sindroma koroner akut pada pasien Poli Jantung di RSUD Ahmad Yani Metro Lampung 2019. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 7(2). https://elibrary.ru/item.asp?id=75709515

Hasanuddin, I., & Purnama, J. (2024). Pengaruh teknik relaksasi otot progresif dan dzikir terhadap perubahan tekanan darah lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Amparita. Informasi dan Promosi Kesehatan, 3(1), 42–52. https://doi.org/10.58439/ipk.v3i1.214

Indrawati, L. (2018). Pengaruh senam aerobik terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 2(1), 31–38. https://www.academia.edu/download/107382212/11.pdf

Khairunnissa, K., Norfai, N., & Hadi, Z. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Barabai tahun 2021. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(2), 165–174. https://doi.org/10.36565/jab.v11i2.455

Mayasari. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi. Journal of Telenursing, 1(2), 344–353. https://doi.org/10.31539/joting.v1i2.849

Muchtar, R. S. U., Natalia, S., & Patty, L. (2022). Pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 6(1), 85–93. https://doi.org/10.36341/jka.v6i1.2555

Yusuf, B., Isnaniah, I., & Yuliati, Y. (2021). Penerapan latihan slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. IMJ: Indonesia Midwifery Journal, 4(2). https://doi.org/10.31000/imj.v4i2.4272

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Arista, S. D., Faridah, V. N., & Lestari, T. P. (2025). Pengaruh Pemberian Slow Deep Breathing (SDB) dan Dzikir terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 6(2), 119–124. https://doi.org/10.30787/asjn.v6i2.1989

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.