Metode Forward chaining untuk Deteksi Gangguan Kejiwaan Dini
DOI:
https://doi.org/10.30787/restia.v3i2.1996Kata Kunci:
Gangguan Mental, Forward Chaining, Sistem PakarAbstrak
Gangguan mental adalah kondisi tertentu yang terkait dengan gejala dan rasa sakit yang menyebabkan gangguan dalam fungsi psikososial. Secara umum, orang yang ingin melakukan diagnosa gangguan mental perlu bertemu langsung dengan seorang dokter. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar menggunakan yang dapat membantu dalam proses diagnosa gangguan mental, di mana sistem ini dapat menghasilkan keputusan yang setara dengan dokter, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menemui dokter secara langsung untuk melakukan diagnosa awal. Penelitian ini menerapkan metode forward chaining dengan 5 jenis gangguan dan 28 jenis gejala, yaitu suatu teknik pencarian yang diawali dengan fakta yang sudah diketahui, kemudian dikelola dengan data yang ada dan diterapkan aturan inferensi untuk mencapai suatu kesimpulan. Dengan demikian, penerapan metode ini berpotensi menjadi solusi inovatif dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan gangguan kejiwaan sejak tahap awal.
Referensi
K. Solecha, J.- Jefi, H. Hendri, E. Badri, and A. Haidir, “Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Kerusakan Komputer Dengan Metode Forward Chaining,” Jurnal Infortech, vol. 3, no. 2, p. 164, Dec. 2021, doi: 10.31294/infortech.v3i2.11801.
E. M. Prawestina, Mg. Rohman, and Moh. R. Zamroni, “Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Pencernaan Balita Dengan Metode Naive Bayes,” Deleted Journal, vol. 3, no. 1, p. 23, Jan. 2024, doi: 10.29407/stains.v3i1.4079.
A. Amriana, A. Y. E. Dodu, and P. R. Mas, “Pendeteksian Kerusakan Printer menggunakan Metode Forward chaining,” ILKOM Jurnal Ilmiah, vol. 12, no. 1, p. 47, Apr. 2020, doi: 10.33096/ilkom.v12i1.523.47-57.
M. Sari, S. Defit, and G. W. Nurcahyo, “Sistem Pakar Deteksi Penyakit pada Anak Menggunakan Metode Forward chaining,” Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi, p. 130, Dec. 2020, doi: 10.37034/jsisfotek.v2i4.34.
F. Fadlillah, A. Sutedi, and Y. H. Agustin, “Rancang Bangun Sistem Pakar Psikologi Umum menggunakan Metode Forward chaining,” Jurnal Algoritma, vol. 19, no. 2, p. 493, Nov. 2022, doi: 10.33364/algoritma/v.19-2.1130.
E. Hidayati, D. A. Rahayu, M. F. Mubin, W. Warsono, P. L. P. L. Ratnasari, and E. Widyawati, “Upaya Menghadapi Covid-19 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Melalui Kader Kesehatan Jiwa,” SALUTA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. 2, p. 37, Dec. 2021, doi: 10.26714/sjpkm.v1i2.8704.
Mulyani, S., & Natsir, F. (2023). Sistem Pakar Diagnosis Kerusakan Sepeda Motor di Bengkel Rahmat Cort menggunakan Metode Forward Chaining. Journal of Information Technology, 3(2), 69-74.
P. Andriyani, Z. Azmi, F. Rizky, and A. Calam, “Implementasi Certainty Factor Untuk Diagnosa Penyakit Psoriasis,” Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer), vol. 19, no. 2, p. 94, Mar. 2021, doi: 10.53513/jis.v19i2.2637.
Sihombing, R. A., & Natsir, F. (2021). Sistem Pakar Untuk Diagnosis Gangguan Pada Sistem Endokrin Berbasis Android: Array. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Peradaban, 2(1), 42-47.
M. Silvana, R. Akbar, and S. Alfi, “Pemanfaatan Metode Naïve Bayes dalam Implementasi Sistem Pakar Untuk Menganalisis Gangguan Perkembangan Anak,” Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi, vol. 6, no. 2, p. 74, Aug. 2020, doi: 10.25077/teknosi.v6i2.2020.74-81.
D. Nurmalia and N. Khoirinnissa, “Persepsi Perawat Tentang Integrasi Perangkat Berbasis Teknologi Internet of Things (IoT) Dalam Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit,” Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, vol. 4, no. 2, p. 199, Nov. 2021, doi: 10.32584/jkmk.v4i2.1074.
R. R. Tjandrawinata, “Farmasi Cerdas: Era Baru Penemuan Obat dengan AI dan Big Data,” MEDICINUS, vol. 38, no. 1, p. 27, Jan. 2025, doi: 10.56951/rhvmjy22.
F. D. E. Baran and M. Çetin, “AI-driven early diagnosis of specific mental disorders: a comprehensive study,” Cognitive Neurodynamics, vol. 19, no. 1, May 2025, doi: 10.1007/s11571-025-10253-x.
Natsir, F., & Abdurahman, A. (2023). Implementasi Metode Dempster Shafer dalam Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Kucing berbasis Android. Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Manajemen (JATIM), 4(1), 37-48.
V. Singh, A. Kumar, and S. Gupta, “Mental Health Prevention and Promotion—A Narrative Review,” Frontiers in Psychiatry, vol. 13. Frontiers Media, Jul. 26, 2022. doi: 10.3389/fpsyt.2022.898009.
A. J. E. Oktavianus, L. Naibaho, and D. A. Rantung, “Pemanfaatan Artificial Intelligence pada Pembelajaran dan Asesmen di Era Digitalisasi,” JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI, vol. 5, no. 2, p. 473, Dec. 2023, doi: 10.53863/kst.v5i02.975.
A. P. Putra, N. Nurdin, R. V. Rondonuwu, and I. Kusyadi, “Implementasi Teknik Equivalence Partitions untuk Pengujian Black Box pada Sistem Informasi DAPODIKDASMEN,” Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi, vol. 3, no. 3, p. 171, Aug. 2020, doi: 10.32493/jtsi.v3i3.5379.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Yusuf Bakhtiar, Triyadi, Redo Abeputra Sihombing, Fauzan Natsir

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










