EDUKASI ANEMIA DAN STRES MELALUI INTEGRASI PROGRAM PKPR UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMAN 3 KOTA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.30787/empowerment.v6i1.2191Keywords:
Anemia, Stress, Kesehata reproduksi, PKPR, remajaAbstract
Remaja putri rentan mengalami anemia defisiensi besi dan stres yang berdampak pada kesehatan reproduksi, kesejahteraan psikologis, serta prestasi akademik. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi anemia remaja putri di Indonesia mencapai 48,9%. Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) telah digulirkan pemerintah, namun implementasinya di sekolah masih belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait anemia dan stres melalui edukasi interaktif berbasis multimedia. Sebanyak 40 siswi SMAN 3 Kota Pontianak mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pre-test, penyuluhan melalui video edukatif, diskusi interaktif, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan, di mana kategori tinggi meningkat dari 35% (pre-test) menjadi 80% (post-test), sementara kategori rendah turun dari 12,5% menjadi 0%. Uji paired t-test menunjukkan perbedaan bermakna (p < 0,05). Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi dan kuis interaktif, serta mengapresiasi buku saku digital yang diberikan. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan remaja, khususnya dalam isu anemia dan stres, sekaligus menguatkan implementasi PKPR di sekolah. Disarankan agar kegiatan serupa menjadi program rutin sekolah dengan dukungan UKS, guru, tenaga kesehatan, dan perguruan tinggi untuk keberlanjutan program.
References
Bahrami, S., Yousefi, S., & Shirmohammadi, M. (2020) ‘Stress and its impact on eating behaviors and menstrual disorders in adolescent girls: A review’, Journal of Adolescent Health, 67(5), pp. 612–619.
Damayanti, P.N. et al. (2025) ‘Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Minyak Serai Wangi “Sarewa” sebagai Upaya Pencegahan Infeksi di Dusun Gejagan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang’, Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 7(2), p. 90. Available at: https://doi.org/10.36722/jpm.v7i2.3748.
Fitriyani, N., & Wahyuni, D. (2023) ‘Pemberdayaan remaja melalui peer education dalam upaya peningkatan kesehatan reproduksi.’, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(1), pp. 45–53.
Kania, A., Widiastuti, I., & Hartini, T.N. (2018) ‘Prevalensi anemia pada remaja putri dan faktor risikonya’, Media Gizi Indonesia, 13(2), pp. 115–124.
Kasmarini, S., & Kurniasari, L. (2022) ‘Anemia pada remaja putri: Faktor risiko dan dampaknya terhadap kesehatan reproduksi’, Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Reproduksi, 5(1), pp. 100–109.
Marisa, R., Pratama, Y., & Anindita, T. (2025) ‘Optimalisasi program pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) di sekolah.’, Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat, 6(2), pp. 100–109.
Muawanah, S., Pratiwi, D., & Nuraini, H. (2024) ‘Hubungan anemia dengan dismenore pada remaja putri’, Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 4(1), pp. 20–28.
Octavianty, R., Suryani, D., & Hartono, B. (2024) ‘Prevalensi anemia pada remaja putri di Pontianak dan faktor yang memengaruhinya’, Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 15(1), pp. 20–28.
Reid, B.M. and Georgieff, M.K. (2023) ‘The Interaction between Psychological Stress and Iron Status on Early-Life Neurodevelopmental Outcomes’, Nutrients, 15(17), pp. 1–15. Available at: https://doi.org/10.3390/nu15173798.
Riskesdas (2018) Laporan nasional hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Sharma, S., Wavare, R., & Jain, R. (2020) ‘ron deficiency anemia among adolescent girls: Causes, consequences, and interventions’, International Journal of Community Medicine and Public Health, 7(3), pp. 1123–1130.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ledy Ervita, Wulida Litaqia, Devi Harmita, Nadia Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.Empowerment Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













