Perancangan Sistem Drone Pertanian Berbasis Tata Kelola TI dengan Pendekatan TOGAF

Penulis

  • Anugrahaningtyas Pramurwitasari Universitas 'Aisyiyah Surakarta
  • Maulida Khoiru Nisa Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Sigmawan Malikul Rahman Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Taqy Muhammad Fadhil Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • M. Narjun Najich Universitas ‘Aisyiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.30787/restia.v4i1.2072

Kata Kunci:

Enterprise Architecture, Agricultural Drones, IT Governance, TOGAF

Abstrak

Transformasi digital di sektor pertanian menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Pemanfaatan drone dalam kegiatan pertanian, khususnya untuk pemupukan, menawarkan solusi modern yang dapat mempercepat proses kerja dan mengurangi penggunaan sumber daya secara berlebih. Namun, agar teknologi ini berjalan optimal, diperlukan perancangan sistem yang terstruktur dengan dukungan tata kelola teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem drone pertanian yang terintegrasi dengan pendekatan arsitektur perusahaan menggunakan kerangka kerja TOGAF. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif melalui analisis kebutuhan, pemetaan domain arsitektur, dan penyusunan blueprint sistem berbasis TOGAF. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan TOGAF mampu menyediakan struktur yang jelas dalam menyelaraskan teknologi drone dengan tujuan bisnis pertanian. Integrasi antar komponen sistem juga menjadi lebih terkendali melalui prinsip tata kelola yang diterapkan. Kesimpulannya, pendekatan TOGAF dalam perancangan sistem drone pertanian tidak hanya meningkatkan efektivitas teknis, tetapi juga mendukung keberlanjutan dan akuntabilitas dalam implementasi teknologi informasi di sektor pertanian.

Diterbitkan

2026-02-02

Cara Mengutip

Pramurwitasari, A., Khoiru Nisa, M., Malikul Rahman, S., Muhammad Fadhil, T., & Najich, M. N. (2026). Perancangan Sistem Drone Pertanian Berbasis Tata Kelola TI dengan Pendekatan TOGAF . Jurnal Riset Sistem Dan Teknologi Informasi, 4(1), 30–42. https://doi.org/10.30787/restia.v4i1.2072